BKN Uji Coba Kebijakan ASN Bekerja Dekat Domisili Demi Efisiensi Dan Kesejahteraan
NEWS

BKN Uji Coba Kebijakan ASN Bekerja Dekat Domisili Demi Efisiensi Dan Kesejahteraan

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mulai menguji coba program kerja dekat domisili bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) guna meningkatkan efisiensi dan kesejahteraan pegawai. Kebijakan ini dirancang untuk memangkas waktu serta biaya perjalanan harian ASN yang sering terbuang akibat kemacetan lalu lintas di daerah perkotaan. Selain mengoptimalkan produktivitas pelayanan publik, langkah ini menjadi bagian dari modernisasi tata kelola birokrasi yang lebih fleksibel.

JAKARTA — Bagi jutaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di kawasan metropolitan, rutinitas harian sering kali diwarnai perjuangan menembus kemacetan jam sibuk demi mencapai kantor yang berjarak puluhan kilometer. Namun, sebuah terobosan birokrasi yang segar kini tengah diuji coba oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN): kebijakan ASN bekerja dekat domisili.

ASN KEMBALI KE DOMISILI: Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh meluncurkan program ASN kembali ke domisili agar keluarga bisa berkumpul dan biaya hidup lebih hemat - Foto Net.

Langkah ini menyasar langsung poin krusial yang selama ini dikeluhkan ASN kelas pekerja urban yaitu tingginya burnout akibat komputasi perjalanan harian, pemborosan ongkos transportasi, hingga berkurangnya waktu berkualitas bersama keluarga.

Bukan Cuma WFH, Tapi Efisiensi Nyata

Program uji coba ini bertujuan untuk menata ulang persebaran dan efektivitas kerja para pegawai negeri. Dengan menempatkan atau memberi ruang kerja bagi ASN di fasilitas instansi yang paling dekat dengan tempat tinggal mereka, BKN berharap kinerja pelayanan publik tetap optimal tanpa harus mengorbankan kesejahteraan mental pegawai.

Uji coba ini difokuskan pada pemetaan infrastruktur digital dan ketersediaan shared office atau unit kerja terdekat yang saling terintegrasi antar-instansi. Kebijakan ini tidak hanya menekan biaya operasional harian para ASN, tetapi juga sejalan dengan komitmen pengurangan emisi dan kemacetan lalu lintas di kota-kota besar.

Menjawab Tuntutan Efisiensi Fleksibilitas Kerja Modern

Di tengah adaptasi pola kerja pasca-pandemi dan tren work-from-anywhere, birokrasi Indonesia kerap dinilai tertinggal dalam hal fleksibilitas. Melalui skema kerja dekat domisili ini, BKN membuktikan bahwa efisiensi birokrasi bisa berjalan berdampingan dengan fleksibilitas kerja modern. Jika uji coba ini berhasil diimplementasikan secara luas, era ASN yang menghabiskan waktu berjam-jam di jalanan demi sekadar mengisi presensi kantor mungkin akan segera menjadi sejarah.

Sumber: liputan6