SPORT
Persija Jakarta Menang Dramatis Atas Persib Bandung Berkat Gol Menit Akhir
Persija Jakarta meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Persib Bandung dalam laga persaingan klasik Super League 2026/2027 d...
Lionel Messi resmi dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah putaran final Piala Dunia setelah berhasil mengoleksi total 18 gol pada edisi 2026. Kepastian rekor baru ini didapat usai kapten tim nasional Argentina tersebut mencetak hattrick ke gawang Aljazair, yang sekaligus melampaui rekor 16 gol milik legenda Jerman, Miroslav Klose. Mengingat langkah Argentina masih berlanjut ke babak fase gugur, pundi-pundi gol Messi di panggung dunia masih berpotensi besar untuk terus bertambah.
Jakarta — Argentina sempat dibuat jantungan ketika laga baru berjalan delapan menit saat eksekusi penalti Lionel Messi gagal berbuah gol akibat kesigapan lini belakang Austria. Di linimasa X (Twitter), narasi "Messi sudah habis" sempat mencuat dari para kritikus digital.Namun, seorang jenius selalu punya cara untuk menebus kesalahan. Pada menit ke-38, memanfaatkan umpan cerdik dari Facundo Medina yang dikecoh dengan umpan tipuan Thiago Almada, Messi melepaskan sepakan mendatar ke pojok bawah gawang yang meruntuhkan kokohnya tembok pertahanan Austria. Skor 1-0, Dallas Stadium bergemuruh.Injury Time Kritis dan Penguncian Rekor 18 Gol, menyoroti bagaimana Austria asuhan Ralf Rangnick memberikan perlawanan yang luar biasa ketat di babak kedua. Dipimpin oleh pertahanan disiplin David Alaba, Austria berulang kali merepotkan lini tengah Albiceleste. Pelatih Lionel Scaloni bahkan harus melakukan sejumlah pergantian taktis untuk meredam serangan fisik tim Eropa tersebut. Ketika laga tampak akan berakhir dengan skor tipis, Messi kembali menunjukkan magisnya di masa injury time (90+5'). Melalui skema serangan balik yang mematikan, ia kembali membobol gawang Alexander Schlager untuk mengunci kemenangan mutlak 2-0. Dua gol semalam langsung melesatkan total koleksi gol Messi di putaran final Piala Dunia menjadi 18 gol—melewati rekor abadi 16 gol milik legenda Jerman, Miroslav Klose.

(Sumber: Instagram/ 433)
Momen ini adalah validasi tertinggi. Messi di usia 39 tahun tidak lagi mengandalkan kecepatan fisik, melainkan kedewasaan membaca ruang dan efisiensi konversi peluang.
Kemenangan 2-0 ini resmi mengantarkan Argentina lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Namun lebih dari itu, brace magis di Texas ini adalah pernyataan tegas ke seluruh dunia: perdebatan mengenai status GOAT sudah resmi selesai, dan takhtanya terkunci rapat di tangan Lionel Messi.
Sumber: detik.sport